Cara menambah bass pada audio mobil standar

Pada Head
Unit, umumnya sudah ada pengaturan audio, dan salah satunya bass. Tapi
ketika bass kita naikkan, tetap saja tidak membuat suara bass seperti yang kita
harapkan.
Jadi
langkah apa yang akan kita lakukan?
1.Dengan menambah subwoofer aktif.
Subwoofer
aktif yang Kita maksud disini, adalah subwoofer yang telah memiliki power
amplifier build in. Jadi power amplifier telah terpasang di dalam box subwoofer
(ampli in box). Perangkat ini biasa disebut dengan bass tube, dan banyak
beredar dipasaran.
Bass
tube juga ada 2 pilihan
Yang
pertama, bass tube model kolong,
Bass
tube model ini, biasanya dipasang pada kolong jok, umumnya di tempatkan pada
kolong jok depan. Hal itu dimaksud, agar lebih mudah dalam pemasangan,
menghemat penggunaan kabel ketika instalasi. Dan juga, suara bass yang
dihasilkan akan lebih besar pada area depan (pengemudi).
Kelebihan
menggunakan bass kolong, mudah dalam menempatkan perangkat, tidak banyak makan
ruang. Tidak banyak modifikasi pada mobil.
Kelemahan
menggunakan perangkat ini, kemampuan bass terbatas, hanya menghasilkan bass di
sekitar perangkat. Penggunaannya sekedar menyesuaikan bass dengan perangkat
audio mobil yang sudah ada (melengkapi kebutuhan bass).
Cara
instalasi
Instalasi
bass tube model kolong, hampir mirip dengan instalasi power ampli. Pada Bass
tube tersedia terminal B+ disambung lansung melalaui + Aki, kemudian
terminal Remote (rem) di sambung ke kabel remote out Head Unit (umumnya kabel
biru rem +). Selanjutnya Terminal Ground (GND lambang -) di sambung ke kabel
ground mobil, atau lansung ke plat body mobil. Selanjutnya pasang kabel RCA
dari pre out Head Unit menuju in-put Bass tube. Sebaiknya lakukan instalasi
dengan baik dan benar, jangan sampai ada kabel beradu / nyatu, ntar resikonya
korslet.
Yang
kedua bass tube model box
Bass
tube model box memiliki banyak bentuk, ada yang box oval, box bulat, box kotak
dll. Yang umum dipakai model bulat dan kotak. Bass tube model ini biasanya
ditempatkan pada bagian belakang jok atau bagasi mobil. Bass yang dihasilkan
lebih besar dari model bass tube kolong.
Cara
kerjanya sama dengan bass tube kolong, bedanya pada ukuran box dan out-put
power ampli lebih besar. Dimensi box jauh lebih besar dari bass tube
model kolong. Kemampuan bass dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan bass
dalam ruangan mobil. Namun jika Anda senang bass kencang (SPL)ini bukan
solusinya. Karena kemampuan bass terbatas dalam ruangan, jika dipaksa bisa
bermasalah. Cara instalasi, sama dengan bass tube model kolong.
2.Subwoofer pasif
Subwoofer
pasif adalah subwoofer berikut box tanpa menggunakan amplifier buid in, maka
amplifier yang digunakan eksternal. Dan untuk penempatan perangkat lebih banyak
memakan ruang di banding model speaker aktif, karena power ampli dipasang diluar box.
Model dan bentuk box nya juga beragam, ada yang model kotak, bulat dll. Dan
banyak juga box yang di custom fiber, untuk mendapatkan penampilan menarik
(cosmetik) berikut suara yang berkualitas.
Toko-toko
audio mobil juga banyak menjual perangkat secara terpisah, ini memudahkan Anda
untuk lebih menyesuaikan pada ruang mobil yang akan digunakan. Box kotak dapat
anda sesuaikan dengan warna dan ukuran yang Anda inginkan, begitu juga dengan
subwoofernya. Jika Anda suka bass yang kencang, cara ini dapat anda
terapkan. Dengan memperhitungkan
ukuran box, subwoofer dan kemampuan power amplifier yang tepat, maka akan
menghasilkan bass yang anda inginkan.
Itu
beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menambah bass pada audio mobil
standar, semoga membantu bagi Anda yang masih pemula agar lebih mudah untuk
memahami.
Komentar
Posting Komentar